![]() |
| Tebing Sungai Luk Ulo longsor dan ambles di Dukuh Krajan Lor, Desa Kedungwaru |
Tiga rumah yang sudah sangat mengkhawatirkan milik Ralim, Sukardi, dan Khambari. Ketiganya memilih tetap bertahan meski selalu diliputi rasa khawatir. "Apalagi jika hujan pada malam hari, tidak bisa tidur nyenyak," ujar mbah Khambari (70), Rabu (28/11).
Warga tetap bertahan karena tidak memiliki tanah selain sisa tanah yang semakin hari semakin berkurang digerus aliran sungai. "Maunya sih pindah, tapi mau pindah kemana?" kata Ralim.
Tebing Sungai Luk Ulo di Dukuh Krajan Lor tidak hanya longsor, namun juga ambles cukup dalam sepanjang sekitar 100 meter. Upaya darurat dilakukan warga dengan gotong-royong menancapkan batang bambu untuk menahan gerakan longsor
















0 komentar